Jumat, 12 Agustus 2016

Bahasa, Kebudayaan & Pandangan tentang Kebahasaan Masyarakat Etnik (Lokal) Kafoa di Alor Nusa Tenggara Timur

Judul
:
Bahasa, Kebudayaan & Pandangan tentang Kebahasaan Masyarakat Etnik (Lokal) Kafoa di Alor Nusa Tenggara Timur 
Penulis
:
Ed. Abdul Rachman Patji
Penerbit
:
LIPI Press
Tahun Cetak
:

Halaman
:

ISBN
:
978-929-299-775-5
Harga
:
Rp. 68.000
Status
:
Ada

Alor, disebut juga Nusa Kenari adalah pulau yang penuh eksotisme. Di sana keragaman bahasa dan budaya masyarakat sama indahnya dengan keelokan alam yang mewujud pada laut, bentangan garis pantai dan gunung yang berliku tiada putus. Bahasa dan budaya, sebagai olah rasa dan hasrat manusia pun mewujud menyesuaikan tempat tinggal dan garis keturunannya. Puluhan bahasa sebagai produk terpenting kebudayaan manusia telah lahir dari pulau ini, salah satunya Kafoa. Suatu bahasa yang hanya digunakan oleh seribuan orang pada dua dusun kecil di Kecamatan Alor Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. sepertinya, perbedaan bahasa akan berjalan lurus dengan perbedaan suku, sub suku dan lelang. Untuk menyiasatinya, masyarakat pun secara sengaja “menyimpan sementara” bahasa ibunya (mother tongue) ketika berhadapan dengan suku lain yang berbeda bahasa.

Bunga rampai tentang Kebahasaan Masyarakat Etnik Kafoa telah menunjukkan kenyataan-kenyataan etnografi bahwa bahasa, mau tidak mau, akan bertumbuh kembang dengan proses dan praktik kebudayaan masyarakat. Dalam proses pemertahananya juga tidak luput dari aspek-aspek sosial, ekonomi bahkan politik sekalipun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...